Kamis, 23 Agustus 2012

sosokmu

Orang bilang pertemuan pertama selalu kebetulan. Tapi bagaimana caramu menjelaskan pertemuan-pertemuan kita selanjutnya ? Apakah Tuhan campur  tangan di dalamnya ? Suatu hari dalam hidupku, kau dan aku bertemu. Masih jelas di ingatanku sosokmu yang memukauku. Lidahku jadi kelu, mulutku tertutup rapat-rapat karena malu. Kita bukanlah dua garis yang tak sengaja bertabrakan. Aku sendiri tak percaya dengan cinta pada pandangan pertama. Kau tak percaya takdir ? aku pun tidak. Tapi kamu adalah pengecualian, kamu muncul di sudut pandang mata seperti sesuatu yang wajar adanya, menghangatkan wajahku seperti cahaya matahari pagi. Suaramu bergelenyar lembut seperti belaian angin sore.
Seluruh indraku bereaksi waspada, kamu adalah godaan yang tak bisa disangkal begitu saja. “siapa namamu?” batinku bertanya-tanya. Kamu benar-benar membuat pikiranku tak karuan. Aku semakin sering melihatmu dalam hidupku, tetapi aku tak punya petunjuk barang secuilpun tentang dirimu. Kamu misterius seperti malam tak berbulan. Hadirmu memabukkan seperti aroma rempah-rempah. Namun, sebelum aku berhasil membongkar misteri tentangmu sosokmu menguap begitu saja seperti embun menjelang siang. Ku kira nyeri di hatiku bisa cepat pergi, dibantu oleh hatiku. Ternyata salah !

Perasaanku tak sama lagi setelah kepergianmu. Kau membuatku mencandu, kau membuatku merindu.